Selasa, 03 September 2019

Membuat paragraf D,A,N,P

Membuat paragraf D,A,N,P
NAMA: NABELLIA ZENI PRAGITA
KELAS:X AKL ¹


1)Pengertian, Contoh Paragraf Deskripsi, dan Ciri-Cirinya

Pengertian dan Contoh Paragraf Deskripsi - Paragraf deskripsi adalah sebuah paragraf yang menggambarkan atau melukiskan sebuah objek tertentu melalui kata-kata yang bisa merangsang panca indera sehingga pembaca seolah-olah melihat atau merasakan sendiri benda objek yang dideskripsikan oleh penulis.

Aspek-aspek yang digambarkan dapat berupa karakterstik, keadaan, sifat atau perasaan yang dimiliki oleh objek tersebut.

Tujuan paragarf deskripsi adalah memberi gambaran utuh kepada pembacanya agar mereka mengetahui apa yang sedang dibicarakan dengan jelas baik dalam hal bentuk fisik ataupun wujud yang abstrak seperti sikap, rasa dan lain-lain.

Paragraf deskripsi merupakan hasil observasi atau pengamatan, jadi informasi yang digunakan untuk menggambarkan suatu benda atau objek harus jelas dan sesuai fakta dan data yang ada pada objek tertentu.

 Ciri-Ciri Paragraf Deskripsi

1. Menggambarkan atau melukiskan suatu objek seperti benda, tempat, atau suasana tertentu.
2. Melibatkan panca indra (pendengaran, penglihatan, penciuman, pengecapan, dan perabaan).
3. Menjelaskan ciri-ciri fisik dan sifat objek tertentu seperti warna, ukuran, bentuk, dan kepribadian secara terperinci.
4. Banyak ditemukan kata-kata atau frase yang bermakna keadaan atau kata sifat.



Pengembangan Paragraf Deskripsi

Paragraf deskripsi dapat dikembangkan menjadi 3 jenis paragraf, yaitu paragraf deskripsi spatial, subjektif dan objektif

1. Deskripsi Spatial

Paragraf ini menggambarkan atau melukiskan suatu objek yang berupa ruang atau tempat. 

Contoh:

A)Ruangan berukuran 7m x 8m ini sungguh sangat nyaman ditempati. Dindingnya dicat dengan warna putih dengan sedikit corak hitam pada bagian bawahnya. 3 buah sofa empuk berwarna biru dan sebuah meja kayu diletakkan di tengah-tengah ruangan. Sebuah rak buku yang lumayan besar diletakan di pojok ruangan bersandar pada dinding. Disana banyak terdapat buku-buku seperti majalah, buku pelajaran, novel yang disusun dengan rapih dan urut.
B)Sebuah pot yang berisi pohon palem kecil disandingkan dengan rak buku itu yang seakan-akan menyatu dengan rak buku yang dicat dengan warna hijau muda. Sirkulasi udara di dalam ruangan itu sangat lancar karena memiliki 2 buah jendela yang cukup besar.
C) Diluar ruangan, terdapat sebuah taman bunga kecil berukuran 3m x 4m yang ditanami beberapa tanaman hias seperti mawar, melati dan bougenvil. Indahnya taman bunga itu turut menambah kesejukan suasana di ruang OSIS SMA N 3 Suka Maju.
2. Deskripsi Subjektif

Paragraf ini berisi gambaran atau lukisan objek yang didasarkan tafsiran atau kesan perasaan penulisnya. Penulis menggambarkan objek tersebut dengan opini atau kesan pribadinya.

Contoh:

Bagi sebagian orang, pantai kapuk merupakan tempat yang kurang menarik karena pengunjungnya yang sepi. Namun, menurutku pantai yang terletak di Kecamatan Suka Jaya ini sangat nyaman dan tenang. Pantai ini juga sangat bersih. Bahkan tidak ada sampah sedikitpun yang ada hanyalah hamparan pasir yang luas. Pemandangan alam di sana pun menurutku sangat cantik. Apalagi jika hari sudah mulai senja, kita akan melihat pemandangan sunset yang indah. Jangan tanya tentang ombaknya, ombak di pantai ini merupakan ombak yang paling bagus. Walupun besar namun tidak begitu deras sehingga cocok untuk para peselancar. Di bagian selatan pantai ini terdapat tumpukan batu-batu besar yang dipercantik dengan ombak yang menghantam pinggiran batu itu. Spot ini sangat cocok untuk berfoto. Itulah beberapa alasan mengapa pantai kapuk ini merupakan pantai yang sangat indah dn nyaman. Walaupun masih sepi, pantai ini tidak kalah indahnya dengan pantai-pantai yang ada di pulau bali.

3. Deskripsi Objektif

Deskripsi objektif adalah suatu paragraf yang menggambarkan atau melukiskan suatu objek tertentu secara apa adanya sehingga pembaca dapat membayangkan keadaan yang sebenarnya pada objek tersebut. Paragraf ini tidak disertai dengan opini atau kesan penulis.

Contoh:

Pantai Kapuk terletak di Kecamatan Suka Jaya, Kabupaten Mekar Sari, Bandar Lampung. Pantai ini berjarak 15 KM dari pusat kota dan memerlukan waktu sekitar 7 jam untuk tiba di sana. Pantai ini cukup bersih dan tidak ada sampah. Pasir putih yang halus terhampar luas di seluruh pantai itu. Ombaknya cukup besar dan tinggi sehingga tidak dianjurkan untuk berenang di pantai ini. Di bagian selatan terdapat tumpukan batu-batu yang besar dan tinggi. Di bagian timur pantai ini berupa hutan yang masih alami. Sedangkan di bagian barat pantai ini terdapat sungai kecil yang langsung menuju lautan lepas. Hampir di sepanjang pantai ini banyak sekali pohon kelapa yang berbaris rapi seolah olah menjadi pagar alami. Pantai ini berjarak 2 KM dari jalan utama sehingga kita harus memarkirkan kendaraan kita di tempat yang telah disediakan dan kita harus jalan menembus hutan yang cukup lebat untuk melihat keindahan pantai ini.

2)Pengertian, Ciri-ciri, Jenis dan Contoh Paragraf Argumentasi

Pada dasarnya paragraf argumentasi merupakan suatu paragraf biasa seperti pada umumnya yang mengandung pendapat dan disampaikan dengan bahasa argumentatif. Sebenarnya tanpa melihat penjelasan pun anda dapat merasakan secara langsung seperti apa paragraf argumentasi ketika anda sedang berpendapat atau berargumen.

Pengertian Paragraf Argumentasi
Pengertian paragraf argumentasi adalah paragraf yang memiliki gagasan utama berupa pendapat dan dikembangkan  berdasarkan penjabaran, bahasan, ulasan maupun ide pribadi dari sang penulis. Umumnya paragraf ini bertujuan untuk meyakinkan dan mempengaruhi pembacanya agar memiliki argumen atau pendapat yang sama dengan penulis.

Umumnya pragraf ini disampaikan dengan memberikan fakta aktual dan akurat seperti data, hasil dari penelitian, teori pakar dan ahli, dan lain sebagainya. Hal ini bertujuan untuk menguatkan pendapat atau argumen pada paragraf tersebut sehingga tidak terkesan seperti omong kosong belaka. Ketika pembaca sudah mengetahui fakta dan data maka secara perlahan mereka akan merasa yakin dan satu pemikiran dengan apa yang telah disampaikan pada paragraf tersebut.

Kerap kali orang salah mengartikan antara paragraf eksposisi dan paragraf argumentasi. Memang sekilas kedua paragraf tersebut memiliki kesamaan yakni sama sama memiliki data yang aktual berdasarkan fakta yang ada. Namun secara penggunaan dan fungsi keduanya jauh berbeda. Paragraf eksposisi bertujuan untuk memaparkan atau memberikan penjelasan saja, sedangkan paragraf argumentasi menggunakan penjelasan tersebut untuk mempengaruhi pendapat pembaca agar sejalan dengan argumentasi kita.

Jika anda masih merasa bingung mengenai perbedaan paragraf eksposisi dan paragraf argumentasi maka simaklah artikel sebelumnya yang berjudul Pengertian Teks Eksposisi, Jenis, Struktur dan Contoh Teks Eksposisi.

Ciri-ciri Paragraf Argumentasi
Sebuah paragraf dapat dikatakan sebagai paragaraf argumentasi jika memiliki ciri-ciri dibawah ini:

A)Berisi argumen, pandangan, pendapat dan keyakinan tentang suatu permasalahan.

B)Menggunakan data yang bersifat faktual atau fakta.

C)Mengedepankan analisa dan logika dalam melakukan penjabaran.

D)Memiliki kalimat penutup atau kesimpulan sebagai kalimat penegas. 

Jenis dan Contoh Paragraf Argumentasi
Berdasarkan topiknya paragraf argumentasi dapat dibedakan menjadi dua jenis yakni paragraf argumentasi sebab akibat dan paragraf argumentasi akibat sebab.

Paragraf Argumentasi Sebab-Akibat
Seperti judulnya paragraf ini selalu diawali dengan pendapat berupa penyebab dari sebuah permasalahan. Penyebab ini akhirnya akan menghasilkan sebuah akibat, akibat inilah yang nantinya akan menjadi kesimpulan.

Paragraf Argumentasi Akibat-Sebab
Berbeda dengan sebelumnya, paragaraf ini memiliki susunan terbalik yakni dimuali dengan pendapat berupa akibat suatu permasalahan. Dari akibat ini akan dianalisa dan menghasilkan sebab sebab.

Contoh Paragraf Argumentasi
Dikarenakan paragraf ini terbagi dalam dua jenis maka saya akan memberikan contoh dari masing-masing jenis tersebut.

Contoh Paragraf Argumentasi Sebab Akibat
Tingkat pendidikan di Indonesia masih snagat tertinggal jauh jika dibandingkan dengan Negara lain. Tidak perlu mencari contoh jauh-jauh, Bahkan dengan Negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia, Negara kita masih tertinggal jauh dalam bidang pendidikan. Hal ini dapat kita lihat dari jumlah lulusan perguruan tinggi yang terdapat di Negara tetangga sedangkan di Indonesia sendiri tingkat lulusan perguruan tinggi masih sangatlah rendah. Umumnya lulusan perguruan tinggi berasal dari daerah perkotaan dan megapolitan seperti jakarta, semarang, dan yogyakarta. Sedangkan sangat jarang ditemui lulusan yang berasal dari daerah tertinggal seperti NTB, NTT, Papua, dan kalimantan. Peristiwa ini disebabkan karena kurang meratanya pendidikan di indonesia. Selain pendidikan yang tidak merata, faktor ekonomi dan kesadaran rakyat akan pentingnya pendidikan bagi masa depan juga belum tumbuh. Terbatasnya pengajar profesional juga menjadi kendala pendidikan di Negeri ini, selain itu pemerintah sendiri juga kurang memperhatikan fenomena ini. Jika peristiwa ini terus berlangsung dari generasi kegenerasi maka akibatnya indonesia akan mengalami keterpurukan dan kalah bersaing dengan SDM dari luar negeri.

Contoh Kedua
Musim penghujan merupakan momok bagi sebagian warga yang tinggal di kota megapolitan seperti jakarta. Betapa tidak, setiap musim penghujan datang debit air di beberapa sungai selalu meningkat, jika peningkatan ini terjadi setiap hari maka lama kelamaan air akan meluap. Ditambah dengan tumpukan sampah di sungai menyebabkan pendangkalan sungai semakin cepat terjadi. Jika pemerintah tetap tutup mata dengan peristiwa ini maka air sungai yang meluap dapat menyebabkan banjir. Tidak hanya itu, sampah yang ikut terbawa banjir juga dapat menyebabkan penyakit pada warga sekita.

Contoh Paragraf Argumentasi Akibat Sebab
Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumberdaya alam, Mulai dari tambang batu bara, hutan hujan hingga sektor laut pada umumnya dapat dimaksimalkan untuk mendongkrak pendapatan negara. Namun pada kenyataannya hampir setengah dari suber daya alam yang kita miliki telah dikuasai oleh investor asing. Peristiwa ini disebabkan karena kurangnya kemampuan Negara Indonesia untuk mengolah sumberdaya tersebut. Disamping itu faktor pengetahuan dan keterampilan pemerintah indonesia juga masih sangat kurang jika dibandingkan dengan investor dari luar negeri.

3)Pengertian Paragraf Narasi, Ciri, Cara Membuat, Jenis & Contohnya

Mari kita bahas pengertiannya terlebih dahulu dengan seskama.

Pengertian Paragraf Narasi

Paragraf narasi atau paragraf naratif merupakan paragraf yang menjelaskan suatu peristiwa atau kejadian suatu tokoh atau suatu bentuk wacana yang berupaya menunjukkan dengan sejelas-jelasnya kepada para pembaca suatu kejadian dalam waktu dan urutan tertentu.

Definisi lain paragraf narasi yaitu paragraf yang berkisah tentang sebuah kejadian atau peristiwa menurut urutan waktu kejadian. Paragraf narasi juga diartikan dengan salah satu bentuk paragraf yang mempunyai tujuan untuk menghibur dengan cara memberikan pengalaman estetis atau fantasi kepada para pembagacanya. Gagasan utama paragraf ini disajikan dengan alur atau urutan cerita yang jelas.

Paragraf narasi seringkali dijumpai berupa sebuah karya sastra seperti novel, cerpen, roman, biografi ataupun autobiografi. Cerita yang diberikan dalam paragraf narasi mempunyai dua jenis yang diklasifikasikan menurut sifat cerita antara lain: Narasi fiksi, yakni cerita yang dengan dasar kisah nyata, dan Narasi non-fiksi, yakni cerita yang bersumber dari imajinasi penulis.

Ciri-Ciri Paragraf Narasi

Adapun ciri-ciri dari paragraf narasi, antara lain:
1)Isinya disajikan secara kronologis
Banyak ditemkan kalimat yang berisi unsur tindakan atau perbuatan.

Mempunyai alur yang jelas, seperti orientasi, klimaks dan menyelesaikan masalah

Seringkali bercerita tentang suatu kisah, atau pengalaman hidup seseorang

Mempunyai alur atau plot

Ada latar tempat, waktu dan suasana

Memakai urutan tempat dan waktu yang saling berkaitan secara kuasalitas

Terdapat unsur perbuatan atau tindakan

Terdapat sudut pandang penulis

Adanya unsur tokoh yang diimajinasikan dengan karakters atau perwatakan yang jelas

Terdapat unsur rangkaian waktu dan informatif

Cara Membuat Paragraf Narasi

Untuk membuat paragraf narasi dibutuhkan langkah-langkah sebagai berikut:

Menetapkan tema dan pesan yang hendak disajikan

Menetapkan sasaran pembaca

Membuat rancangan isi paragraf yang hendak disampaikan

Membuat judul yang sangat menarik

Jenis-Jenis Paragraf Narasi

Berdasarkan dari ceritanya, paragraf narasi dibagi menjadi dua jenis, antara lain:

Paragraf Narasi Ekspositoris

Paragraf narasi ekspositoris merupakan paragraf yang bercerita tentang suatu cerita yang tujuannya memberikan informasi. Dengan bahasa lain, jenis paragraf ini berusaha memberikan suatu informasi kepada para pembacanya dalam suatu cerita.

Paragraf narasi ekspositoris seringkali dalam bentuk kisah seorang yang ditulis dengan kisah nyata dan diceritakan dari awalkelahirannya sampai kematiannya, atau dapat juga hanya bercerita sebagian kisah hidup seseorang. Contoh dari paragraf narasi ekspositoris antara lain biografi, diary dan autobiografi.

Paragraf Narasi Sugestif

Paragraf narasi sugestif merupakan paragraf narasi yang menceritakan kisah yang cerita ini adalah hasil imajinasi seorang penulis. Paragraf narasi ini murni mempunyai tujuan untuk menghibur para pembaca dengan kisah yang menarik bahkan mengarah kepada sebuah hal yang tidak masuk akal.

Paragraf narasi sugestif banyak dijumpai dalam cerita hikayat, novel, ataupun cerpen yang mengarah pada cerita non fiksi.

Paragraf Naratif Informatif

Paragraf narasi informatif merupakan suatu paragraf yang dibuat dengan tujuan memberikan suatu informasi. Dalam memberikan informasi penulis harus menuliskan paragraf ini dengan sangat rinci. Hal ini bertujuan untuk menambah pengetahuan dan wawasan dari para pembacanya.

Paragraf Narasi Artistik

Paragraf narasi artistik merupakan suatu narasi yang dibuat untuk memberikan suatu pesan, atau nasihat yang berisi dalam isi narasi. Supaya tujuan dari paragraf ini dapat tercapai, seringkali dituliskan menurut gagasan dari penulis atau suatu pendapat. Tetapi narasi jenis ini juga bisa ditulis menurut fakta yang ada, tetapi cara ini akan sedikit sulit.

Contoh Paragraf Narasi

Adapun contoh dari paragraf narasi adalah sebagai berikut:

Contoh A

Pada awalnya Muhammad Nur merupakan seorang pria biasa yang terlahir dari keluarga yang tidak mampu. Sedari kecil dia selalu terbiasa dengan kerja keras, walaupun seperti itu dia tidak pernah menyeluh dengan nasib dirinya itu.

Hingga pada suatu hari suatu peristiwa merubah kehidupannya 180 derajat. Ketika itu diringa tengah duduk di bangku kuliah semester 5, secara tidak sengaja dia diajak oleh temannya untuk mengikuti seminar bisnis yang diadakan dikampusnya. Sejak itu pikirannya menjadi terbuka, dia mulai membuka usaha kecil-kecilan, yakni sebagai penjual kue donat di kampusnya. Tetapi usaha tersebut tidak berjalan lama karna dia mengalami kebangkrutan walaupun begitu dia tidak menyerah dan tetap berupaya sekeras mungkin.

Semua usaha telah ia coba dan gagal, seperti membuka jasa pengetikan, berjualan koran, penjaja minuman dan lain sebagainya. Bahkan dia sempat terjerat hutang. Tetapi dia tidak menyerah sampai nasib membawanya menjadi seorang penjual bakso. Walaupun di awal melakukan usaha baksonya dengan berkeliling, lambat lain usahanya menjadi besar dan sukses. Akhirnya ia sekarang dikenal sebagai Muhammad Nur sang Juragan Bakso

Contoh B

Malam hari itu udaranya sangat dingin sampai terasa menusuk tulang-tulangku. Aku yang hanya sendirian di rumah berusaha untuk menghibur diri dengan melihat film di televisi, aku melihat secercah cahaya yang besinar dibalik jendela ruang tamu ku. Aku pun penasaran dan mulai menerka-nerka apakah gerangan cahaya tersebut.

Rasa penasaranku semakin kuat dan membawaku untuk mendekati cahaya tersebut. Diam-diam aku menghampiri jendela dan mengintip dari celah-celah jendela yang bolong karena dimakan rayap.

Pada saat aku mengintip dari lubang itu, bteapa terkejutnya diriku pada saat mengetahui cahaya itu berasal dari sebuah makhluk kecil yang mempunyai antena di atas kepalanya.

Dia pun melihat ke arahku dengan tatapan mata yang sangat tajam dan bengis. Aku sangat ketakutan ketika itu, terlebih lagi pada saat dia mendekati diriku aku pun langsung berlari menjauh. Seketika itu pun juga, brukk aku terjatuh dari sofa dan aku baru menyadari aku tertidur ketika melihat film di televisi.



4) pengertian, ciri-ciri dan contoh paragraf persuasi
Pengertian Paragaraf Persuasi
Seperti yang sudah saya jelaskan diatas bahwa paragraf persuasi adalah jenis paragraf yang bersifat mengajak, menghimbau, dan mempengaruhi dengan mencantumkan fakta, bukti, dan kalimat ajakan.

Ciri-ciri paragraf persuasi
Dari pernyataan yang sudah saya jelaskan di atas dapat disumpulkan bahwa ciri-ciri paragraf persuasi adalah sebagai berikut:


Paragraf ini disertai alasan yang kuat, fakta, dan bukti untuk memperkuat bujukan.
Memiliki kalimat yang bersifat mengajak pembacanya untuk melakukan apa yang sudah dituliskan dalam paragraf.
Terdapat kata-kata seperti ayo, marilah, sebaiknya, dan lain sebagainya untuk mempengaruhi pembaca.
Paragraf persuasi umumnya akan menghindari kemungkinan adanya konflik agar pembacanya merasa dimanjakan.

Karena memiliki ciri-ciri tersebut, Paragraf persuasi banyak dijadikan dan diterapkan sebagai teks iklan dalam media masa baik itu online maupun media cetak dengan harapan orang yang membaca dan mendengar paragraf ini dapat berpikiran sama dengan penulis.

Contoh paragraf persuasi:
Makanan merupakan kebutuhan primer manusia yang tidak akan pernah bisa digantikan sampai kapanpun. Makanan membantu manusia untuk tumbuh dan berkembang, Makanan yang mengandung banyak nutrisi dan gizi seperti Roti Baker merupakan jenis makanan yang sesuai untuk dijadikan sarapan sehari-hari anda. Roti Baker memiliki terbuat dari gandum yang kaya akan karbohidrat sebagai sumber tenaga anda untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Ayo belilah Roti Baker ditoko roti terdekat dan rasakan kenikmatan sarapan tiada duanya.

Jenis-jenis  paragraf persuasi
Paragraf persuasi dapat dibedakan menjadi 4 jenis berdasarkan fungsi dan peranannya yakni pendidikan, politik, advertising (periklanan) dan propaganda.

Paragraf Persuasi Pendidikan
Paragraf persuasi jenis ini umum digunakan untuk kepentingan pendidikan seperti instansi, lembaga universitas dan lain sebagainya. Umumnya paragraf ini berisi himbauan, motivasi, dan ajakan untuk menuntut ilmu setinggi-tingginya hingga jenjang perguruan tinggi. Tidak jarang juga guru menggunakan kalimat persuasif jenis pendidikan untuk memotivasi muridnya agar giat belajar.

Contoh Paragraf Persuasi Pendidikan:
Pendidikan merupakan hal penting yang harus dirasakan oleh anak cucu kita. Hal ini dikarenakan pendidikan juga menjadi faktor penentu suksesnya seseorang di masa depan. Pendidikan dapat bersifat formal yakni dilakukan disekolah dan universitas atau bersifat non-formal yang umumnya dilakukan di lembaga keterampilan atau kursus-kursus setempat. Dengan giat belajar dan memanfaatkan fasilitas pendidikan gratis yang diberikan pemerintah kita dapat mengeyam pendidikan tanpa harus takut mengeluarkan biaya lebih. Maka dari itu marilah kita tingkatkan tingkat dan kualitas pendidikan yang kita miliki agar di masa depan kita memiliki kehidupan yang lebih baik dari sebelumnya.

Paragraf Persuasi Politik
Paragraf ini memiliki tujuan yakni untuk mempengaruhi sekaligus mengajak pembacanya untuk berpikiran sama atau masuk kedalam dunia politik. Paragraf persuasi jenis ini kerap kali digunakan oleh politikus pada saat pemilihan anggota pemerintahan yang bertujuan untuk kepentingan partai politik tertentu.

Contoh Paragraf Persuasi Politik
Tidak lama lagi kita akan menginjak tanggal diadakannya pesta pemilihan wakil rakyat. Ayo kita gunakan hak pilih yang kita memiliki untuk membangun indonesia yang lebih baik dan lebih maju. Jangan sampai hak pilih yang anda miliki terbuang sia-sia bahkan dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk kepentingan lain. Oleh karena itu teman-teman, saudara sebangsa dan setanah air saya mengajak untuk menggunakan hak pilih kita untuk memilih presiden yang benar.

Paragraf Persuasi Advertising (Periklanan)
Paragraf persuasi yang satu ini digunakan untuk tujuan yang bersifat komersil yakni sebagai media iklan yang dibuat oleh produsen tertentu. Teks dan paragraf ini biasanya digunakan untuk mempromosikan produk produk baru atau untuk meningkatkan rating suatu produk. Persuasi advertising bertujuan untuk memikat pendengar agar membeli produk yang diiklankan. Bahasa yang digunakan juga terkesan lugas dan mengajak secara halus. Sehingga tidak sedikit pula yang terpengaruh oleh paragraf persuasi jenis ini.

Contoh Paragraf Persuasi Advertising:
Susu merupakan penyumbang kalsium tertinggi untuk tubuh kita. Untuk mencapai masa pertumbuhan yang maksimal kita harus meminum susu yang kaya akan kalsium. Susu Sehat merupakan susu tinggi kalsium dan rendah lemak pertama di Indonesia yang telah diproduksi sejak tahun 1990. Ayo penuhi kebutuhan kalsium anda dan milikilah bentuk tubuh impian anda. Tingga enggak harus gendut.

Paragraf Persuasi Propaganda
Paragraf jenis ini memiliki tujuan yang sederhana yakni merubah pola pikir pembacanya agar percaya dan satu memikiran dengan apa yang disampaika oleh penulis. Paragraf ini sangat mudah ditemui dalam novel maupun majalah yang umumnya memberikan informasi.

Contoh:
Manusa merupakan makhuk sosial yang tidak dapat hidup tanpa manusia lain. Maksud dari kalimat tersebut adalah setiap manusia hidup saling memiliki rasa ketergantungan dan membutuhkan manusia lain dalam kehidupannya. Maka dari itu sebagai manusia sekaligus makhuk sosial kita harus saling menghormati dan menghargai perbedaan antar agama, ras, dan suku. Pada dasarnya kita adalah sama yakni anak bangsa, bangsa Indonesia. Mari kita bahu membahu dan hidup dalam kesinambungan agar tercipta Indonesia yang damai dan aman.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar